Presentasi E-Learning Kimia Hasil Pengembangan
Pendidikan
merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pendidikan mempunyai peranan penting dalam hal ini. Maka dari itu perlu
ditingkatkannya kualitas pendidikan itu sendiri yang sangat dipengaruhi oleh
sistem pendidikan, termasuk kurikulum, materi, pendidik, metode pembelajaran,
dan juga media yang digunakan dalam pembelajaran.
Dalam
pendidikan terdapat proses belajar mengajar, yang pada hakikatnya adalah proses
penyampaian pesan atau informasi dari pendidik kepada peserta didik. Pesan/
informasi akan sampai kepada peserta didik apabila peserta didik dapat
menangkap dan memahami isi pesan tersebut. Terkadang pesan/ informasi tersebut
tidak sampai kepada peserta didik karena faktor-faktor tertentu sehingga
dibutuhkan alat bantu atau media dalam penyampaian pesan tersebut. Selain itu,
proses pembelajaran dapat berhasil dengan baik jika peserta didik diajak untuk
melibatkan semua alat inderanya, karena semakin banyak alat indera yang
digunakan untuk menerima dan mengolah pesan semakin banyak pula pesan yang
dapat dimengerti dan bertahan lama dalam ingatan peserta didik. Dengan
menggunakan media dalam penyampaian pesan, maka peluan untuk menggunakan semua
indera peserta didik lebih banyak, sehingga media sangat membantu dalam proses
pembelajaran.
Salah
satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran yaitu media yang berbasis
komputer berupa internet salah staunya e-learning. E-learning membuat
pembelajaran dapat lebih terbuka dan fleksibel. Pembelajaran dapat terjadi
kapan saja, dimana saja, dan dengan siapa saja. Karakteristik E-learning
menurut Nursalam (2008:135) adalah:
1. Memanfaatkan
jasa teknologi elektronik.
2. Memanfaatkan
keunggulan komputer (digital media dan komputer networks)
3. Menggunakan
bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan di
komputer, sehingga dapat diakses oleh doesen dan mahasiswa kapan saja dan
dimana saja.
4. Memanfaatkan
jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang
berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer
Melalui
media e-learning ini saya menggunakan aplikasi LINE sebagai untuk berinteraksi
antara guru dan siswa. Melalui aplikasi ini akan dibuat sebuah grup pembelajaran
agar guru bisa dengan mudah berinteraksi serta menginformasikan sesuatu kepada
siswanya dalam jarak yang jauh sehingga pembelajaran tidak hanya dilakukan di
sekolah saja atau pembelajaran tidak menjadi terhambat dengan ketidakhadiran
guru. Adapun materi yang akan diajarkan kali ini mengenai Hidrokarbon yakni
jenis ikatan dan posisi atom c dalam hidrokarbon itu sendiri yang dimana
sebelumnya guru mengirimkan materi pembelajaran terlebih dahulu di grup yang
telah dibuat sebelumnya dan meminta anggota grup didalamnya yakni siswa untuk mempelajarainya. Kemudian barulah dapat dilakukan interaksi melalui video call dengan aplikasi
LINE ini. Sehingga diakhir pembelajaran nanti terdapat evaluasi berupa
pertanyaan dan tugas tambahan dari guru tersebut. Dengan Aplikasi ini
pembelajaran bisa dilakukan jarak jauh. Hanya saja penggunaannya media ini sangat
bergantung pada jaringan internet.
Adapun materi dan tugas yang diberikan ialah tentang penggolongan senyawa hidrokarbon.
Tujuan Pembelajaran:
dengan demikian berikut kegiatan pembelajaran:
Adapun materi dan tugas yang diberikan ialah tentang penggolongan senyawa hidrokarbon.
Tujuan Pembelajaran:
Tujuan setelah
menggali informasi dan diskusi secara santun peserta didik dapat:
1. Menjelaskan dan menggambarkan struktur berdasarkan
jenis ikatan hidrokarbon
2. Menjelaskan dan menggambarkan letak atom c pada
senyawa hidrokarbon
PENGGOLONGAN SENYAWA HIDROKARBON
Penggolongan berdasarkan bentuk rantai karbonnya:
1. Hidrokarbon
alifatik
Senyawa hidrokarbon dengan rantai
terbuka jenuh (ikatan tunggal) maupun tidak jenuh (ikatan
rangkap) yang memungkinkan bercabang.
2. Hidrokarbon
siklik
Senyawa hidrokarbon dengan rantai
melingkar / tertutup (cincin).
Penggolongan berdasarkan jenis ikatan antar atom
karbonnya:
1. Hidrokarbon
jenuh
Ikatan antar atom
karbonnya merupakan ikatan tunggal. (Ch3 − Ch2 −
Ch3 dikenal sebgaai alkana)
2. Hidrokarbon
tak jenuh
Memiliki satu atau lebih ikatan
rangkap (Ch2 = Ch − Ch3 dikenal sebagai alkena) atau ikatan rangkap tiga (Ch ≡
C − Ch3 dikenal sebagai alkuna).
Rantai karbon siklis atau siklik, adalah rantai
karbon tertutup. Dibedakan atas karbosiklik dan heterosiklik.
1) Karbosiklik adalah senyawa karbon siklik yang
rantai lingkarnya hanya terdiri dari atom C saja. Yang termasuk karbosiklik
adalah senyawa aromatis dan alisiklik.
2) Senyawa aromatis atau aromatik adalah senyawa
karbosiklik yang terdiri atas 6 atom karbon atau lebih yang memiliki ikatan
rangkap 2 terkonjugasi
Macam-macam atom karbon, yaitu atom karbon primer,
sekunder, tersier, dan kuarterner. Keistimewaan atom karbon yang dapat
membentuk ikatan kovalen sebanyak 4 buah dan kemampuannya dalam membentuk
rantai karbon, menyebabkan atom karbon mempunyai kedudukan yang berbeda-beda.
Kedudukan tersebut adalah:
- Atom
karbon primer, adalah atom karbon yang terikat langsung pada 1 atom karbon
yang lain.
- Atom
karbon sekunder, adalah atom karbon yang terikat langsung pada 2 atom
karbon yang lain.
- Atom
karbon tersier, adalah atom karbon yang terikat langsung pada 3 atom
karbon yang lain.
- Atom
karbon kuartener, adalah atom karbon yang terikat langsung pada 4 atom
karbon yang lain.
Untuk
lebih jelasnya, berikut saya lampirkan video mengenai E-Learning yang saya
gunakan. Silahkan klik link berikut ini: https://youtu.be/Wc1GivXjJ6k
Permasalahan:
1. Apa saja kendala dalam penerapan
pembelajaran kimia dengan cara yang saya gunakan selain permasalahan pada
jaringan internet dan sertakan cara untuk mengatasinya?
2. Apakah pembelajaran dengan menggunakan
E-learning seperti yang saya gunakan merupakan suatu cara pembelajaran yang
efektif? Sertakan dengan alasan Anda!
3. Bagaiman cara guru memastikan bahwa
siswa tersebut berkonsentrasi pada saat pembelajaran e-learning seperti yang
saya gunakan saat berlangsung?






saya akan menanggapi permasalahan anda yang no 2, dimana pembelajaran E-learning merupakan pembelajaran yang efektif apabila digunakan untuk pelengkap pembelajaran dikelas dengan tatap muka dengan menggunakan pembelajaran E-learning dimana Penerapan, sistem E-learning dirancang, untuk dapat meningkatkan keaktifan, dan kekreatifansiswa dalam pembelajaran, serta kemampuan untuk menggunakan teknologi elektronik de ngan' baik. Dalam pelaksanaannya, program website E-learning dapat di kemas' sesuai "dengan tujuan, sasaran, materi,
BalasHapusmetode, keterbukaan dan output yang akan dihasilkan. Didalam program E-learning dapat berisi tentang forum refleksi, tanya jawab, diskusi, penugasan' (share' file), pengumuman, dan informasi
lainnya
saya setuju dengan nisa, namun disini saya ingin memberikan masukan untuk menggunakan ppt , karena dengan menulis seperti itu akan memakan wakttu pembelajaran dan akan-anak akan bosan menunggunya, mungkin kalau hitungan bisa diterapkan seperti itu
HapusBaik, saya setuju dengan saudari annisa namun yang saya tanyakan disini apakah penggunaan e-learning seperti yang saya buat sudah efektifkah menurut saudari?
HapusBaik, terima kasih untuk masukkan saudari yulinda. saya juga ingin klarifikasi bahwa saya menggunakan ppt sebagai pegangan mahasiswa. kenapa dalam pembelajaran saya memilih paint? itu karena saya ingin mengevaluasi ingatan siswa terkait materi yang telah saya berikan, apakah itu sudah dipahami atau belum jika tanpa harus melihat ppt sebelumnya
HapusBaik saya akan menjawab permasalahan no 3 yaitu dengan melakukan tanya jawab secara berkelanjutan, sehingga siswa tersebut akan berusaha untuk mencari jawabannya. Dan dilakukan pemberian reword sebagai motivasi bagi siswa tersebut. Sehingga dalam percakapan selanjutnya siswa tersebut akan sungguh2 dalam memahami materi yang diberikan sebelum dibahas
BalasHapusBaik, terima kaish untuk masukannya, namun disini apakah pemberian reward sudah tepat untuk memastikan bahwa konsentrasi siswa fokus pada pelajaran karena menurut saya bisa saja fokus siswa terpecahkan dengan adanya reward sehingga siswa tersebut hanya tertarik pada reward bukan pada materi yang diajarkan
HapusMenanggapi pertanyaan ketiga, cara membuat siswa berkonsentrasi yaitu bisa dengan menggunakan reward penambahan point nilai bagi yang aktif dalam pembelajaran. Namun, terkadang kendala seperti jaringan internet, mobile phone yang kurang memadai dan keadaan tubuh yang kurang fit juga menjadi hambatan bagi siswa dalam konsentrasi. Disini mungkin perlu diikutkan kembali peran orang tua untuk mengawasi dan membimbing dalam penerapannya di rumah
BalasHapusBaik, terima kasih. Menanggapi jawaban saudara sudah efektifkah reward tersebut? apakah perhatian siswa teralihkan dengan adanya reward? yakni bukan berfoukus untuk menambah ilmu pengetahuan justru fokus mendapatkan reward. Bagaimana tanggapan saudara?
Hapussaya ingin menanggapi pernyataan anda, reward disisni diberikan sebagai bentuk apresiasi dimana jika anak telah mendapatkan reward maka ia akan senang dan akan mengikuti kelas elearning ini
HapusSaya ingin mencoba menanggapi permasalahan pertama saudari menurut saya selain kendala jaringan yang menjadi kendalah terkadang adalah sulit untuk melihat apakah siswa ini benar benar sudah membaca materi yang kita berikan atau belum sehingga sangat perlu di lakukan evaluasi didalam video call tersebut ataupun pada saat tatap muka nanti, selain itu kendala sarana dan prasarana juga mempengaruhi karena jika ini digunakan unyuk menggantikan pertemuan kelas tidak semua siswa memiliki lapto, komputer ataupun handphone terlebih lagi didaerah terpencil yang tidak semua orang bisa menggunakannya.
BalasHapusJafi sebelum kita melakukan E-Learning dengan cara yang saudari lakukan akan lebih bauk kita lihat dulu keadaan kelasnya jika memungkinkan maka silahkan lakukan.
Baik, saya juga setuju dengan saudari. Namun apakah dengan melihat ekspresi dan tanggapan dari siswa sebagai peserta dalam melakukan video call tidak cukup untuk memastikan bahwa siswa telah benar-benar sudah membaca. Menurut saya kita juga bisa melihat demikian dari cara ssiwa tersebut berbicara dan mengungkapkan pendapat mereka pada pertanyaan yang diberikan
HapusSaya setuju dengan pendapat saudari rahmi, karena sebagai tenaga pengajar kita juga seharusnya paham dengan tingkah laku peserta didik yang kita ajar, sehingga mudah untuk mengetahui apakah peserta didik tersebut sudah membaca materi yang diberikan atau belum.
HapusSaya mau menanggapi permasalahan no.2
BalasHapusMenurut saya kurang efektif bila diterapkan dalam perkuliah karena penggunaan e-Learningnya pada bagian video callnya cukup membutuhkan koneksi jaringan internet yang bagus agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Apabila koneksi jaringan tidak mendukung ini menyababkan pembelajaran e-learning nya tidak dapat berjalan dengan semestinya.
saya akan menanggapi permasalahan no. 2
BalasHapusmenurut saya itu sudah efektif karena secara langsung menjelaskan melalui video call. tapi kelihatan dari video yang anda buat bahwa siswanya kurang memperhatikan, jadi yang perlu anda terapkan lagi bagaimana strategi agar perhatian siswa bisa terpusat pada materi yang disampaikan. salah satu caranya yaitu dengan mengadakan sesi tanya jawab yang akan menjadi tambahan nilai, mungkin dengan cara ini maka perhatian siswa akan lebih terpusat pada materi karena mempunyai suatu dorongan ingin memperoleh nilai tambahan.
Saya akan mencoba menjawab permasalahan pertama. Selain kendala pada jaringan internet, juga pada ketersediaan sarana dan prasarananya, juga cara penggunaannya, karena tidak semuanya hal itu bisa dengan mudah diterapkan. Jadi sebaiknya penggunaan media itu disesuaikan dengan kondisi.
BalasHapus